img_2814

KPPI Pelopor Gerakan Perempuan Politik Indonesia, Menjunjung Tinggi Kebhinekaan

1 Februari 2017 menjadi momentum yang patut dicatat dalam sejarah KPPI. Melalui kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja DPP KPPI Periode 2016 – 2021, KPPI menegaskan diri sebagai gerakan perempuan politik yang menghargai kebhinekaan.”

Kaukus Perempuan Politik Indonesia merupakan pelopor gerakan perempuan politik yang memiliki relevansi kuat dengan akar historis perjuangan perempuan di Indonesia yang telah diawali jauh sebelum kemerdekaan. Jauh sebelum kita dapat menyebut diri sebagai negara bangsa.

Adanya figur sejarah seperti Cut Nyak Dien, RA Kartini, Dewi Sartika, Nyi Ageng Serang, Ratu Kalinyamat, Christina Martha Tiahahu dan tokoh perempuan pejuang lainnya menjadi bukti yang tak terbantahkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan. Mereka bukan semata memperjuangkan  hak-hak pribadi tetapi mereka membela hak-hak sipil warga negara, bahkan hak sebuah bangsa untuk bebas dan merdeka dari penjajahan.

Pelantikan DPP KPPI sebagai perkumpulan perempuan lintas parpol diharapkan menjadi momentum yang menghadirkan keteduhan, ketenangan, dan suasana politik yang kondusif pada dinamika kehidupan demokrasi yang belakangan ini kita ternoda. KPPI mengakui bahwa kebhinekaan dan keberagaman merupakan takdir bangsa Indonesia yang tak mungkin dielakkan.

Adalah tugas KPPI menjadi unsur perekat dan pemersatu dengan mengedepankan prinsip toleransi, keterbukaan, moderasi, persaudaraan, dan musyawarah. Bagi KPPI menerima kebhinekaan dan keberagaman berarti siap
menghormati perbedaan, siap mendengar pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak dan persepsi, tidak memandang curiga, tidak memarginalkan suatu kelompok dengan tuduhan tertentu, tidak memiliki agenda tersembunyi, serta siap bekerjasama membangun negeri dengan mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Menerima kebhinekaan dan keberagaman berarti juga bisa menerima cara orang lain/kelompok lain dalam mengekspresikan cinta & bela tanah air, sepanjang sesusai dengan koridor hukum positif yg berlaku. Menerima kebhinekaan juga berarti tidak melakukan klaim pribadi atau kelompok sebagai pihak yang paling Pancasilais, paling NKRI, paling merah putih, paling berhak mewarisi bumi pertiwi.

Sebab, kita harus membangun rasa saling percaya dan saling respek, bahwa setiap elemen bangsa ini, siapa pun dia, dari kelompok mana pun, memiliki andil dan kontribusi dengan caranya masing-masing dalam menjaga NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika sebagai empat konsensus dasar yang menjadikan republik ini tetap gagah berdiri menatap matahari, menyongsong masa depan.

Rapat kerja DPP KPPI menggariskan arah kebijakan KPPI 5 tahun ke depan, dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur. KPPI ingin memastikan 100% kota/kabupaten di Indonesia memiliki keterwakilan perempuan di legislatif. KPPI juga mendorong isu 30% caleg perempuan pada nomor urut 1 di 30% dapil basis massa parpol, sistem fully zipper dan perketat seleksi persyaratan caleg sebagai isu yang harus masuk dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu yang sedang digarap Pansus DPR RI.

Dalam bidang organisasi, KPPI menargetkan terpenuhinya 100% pembentukan DPD KPPI tingkat provinsi dan minimal 50% DPC KPPI Kota/Kabupaten di setiap provinsi di seluruh Indonesia.

Sebagai organisasi yang concern pada penyiapan SDM perempuan politik yang handal dan berkarakter, guna mengisi ruang publik di legislatif atau eksekutif, KPPI antara lain merencanakan program Diklat Kepemimpinan Politik Perempuan yang berbasis kepeloporan perempuan mulai dari tingkat desa. Setidaknya 10.000 perempuan pelopor pembangunan menjadi anggota badan musyawarah di tingkat desa.

Kami percaya bahwa hadirnya perempuan politik yang handal dan berkarakter akan memberi perubahan yang signifikan bagi kehidupan demokratis yang jujur, adil, dan bermartabat.

KPPI harus menjadi inisiator gerakan perempuan politik di kawasan Asia Tenggara dengan membentuk kaukus perempuan politik ASEAN.

Kami memiliki impian dan imajinasi indah tentang Indonesia, tanah Zamrud Katulistiwa yang lautannya adalah kolam susu, dimana ikan dan udang datang menghampiri, tongkat, kayu, dan batu pun jadi tanaman. Impian indah tentang kehidupan politik yg bermartabat, yang memberi ruang bagi pemuliaan perempuan sebagai Ibu generasi; memberi ruang bagi keluarga sebagai penyemai peradaban, memberi ruang bagi setiap kelompok untuk mengekpresikan dirinya dengan tetap sadar dan tahu diri serta bertanggungjawab.

Kami percaya, impian itu akan menjadi nyata, The dreams come true, jika kita memiliki kekuatan. Kekuatan jiwa, kekuatan tekad, kekuatan hati yang  dipenuhi oleh kecintaan pada bangsa dan negara.

Ini terdengar seperti jargon dan bahasa berbunga-bunga. Tetapi, saya percaya dengan kekuatan Tuhan Yang Maha Esa, yang mengusung nilai Kemanusiaan Yang adil dan Beradab, berdiri di atas Persatuan Indonesia, dengan berlandaskan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan permusyawaratan, serta keinginan mewujudkan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kita bisa, rakyat Indonesia bisa menjadi bangsa besar dan kuat di tengah pergaulan dunia.

Akhirnya, saya ingin menegaskan bahwa KPPI adalah sekeping puzzle diantara kumpulan puzzle komponen dan kekuatan bangsa yang tegak dan kokoh berdiri di titik moderasi utk mengatakan Indonesia Tanah Air kita yang tercinta kan kita bela sepanjang masa.

KPPI Bisa!

*Orasi Dwi Septiawati Djafar, Ketua Umum KPPI, pada Pelantikan DPP KPPI

Klik : Video Pelantikan DPP KPPI 

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

2 comments

  1. Alhamdulillah KPPI sudah punya web. Artinya KPPI maju lagi selangkah dan semoga terus maju hingga perjuangan kita tercapai. Aamiin.

    Congratulation untuk sambutan Ketum KPPI. Semoga menjadi spirit bagi seluruh pungsionaris KPPI pada khususnya dan perempuan-perempuan pejuang politik pada umumnya.

    Kita harus mewujudkan dan membuktikan perjuangan kita sebagai salah satu manifestasi tujuan KPPI bahwa perempuan bukan sekedar pelengkap ataupun sekedar nama saja, tapi juga pejuang yang turut membangun bangsa.

    Majulah KPPI …. Tampil degan penuh kemampuan.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *